Balai POM di Tanah Bumbu melaksanakan pengujian sampel pangan olahan menggunakan test kit di MTs Sabiilul Mutaqin dan SMPN 1 Kelumpang Hilir, Kotabaru, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan keamanan pangan sekolah untuk memastikan jajanan yang dikonsumsi anak sekolah aman.
Petugas melakukan sampling sebanyak 58 sampel terhadap pangan jajanan anak sekolah yang dijual di kantin sekolah dan dilakukan uji rapid pangan. Pengujian meliputi uji organoleptik, yakni pengecekan bau, rasa, dan warna makanan, serta uji kimia sederhana untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya .
Kepala Balai POM di Tanah Bumbu, Difa Ananda, S.Farm., M.H, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan organoleptis hingga uji kimia. “Kami ingin memastikan setiap jajanan yang sampai ke tangan anak sekolah aman dan layak dikonsumsi,” ujarnya.
Selain pengujian, petugas mengedukasi para penjual kantin tentang lima kunci keamanan pangan yaitu menjaga kebersihan, memisahkan makanan matang dan mentah, memasak dengan benar, menjaga suhu tetap aman, serta menggunakan air dan bahan baku yang bersih. .
Petugas juga mengimbau penjual agar memeriksa bau, rasa, dan warna makanan sebelum dijual kepada siswa. Langkah sederhana ini dinilai efektif mencegah makanan yang tidak layak sampai ke anak sekolah.
Difa menambahkan, Balai POM di Tanah Bumbu akan terus bersinergi dengan sekolah dan pengelola kantin. “Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa berhak mendapatkan jajanan yang aman, bersih, dan sehat,” katanya.
#BalaiPOMTanahBumbu #BPOM #KeamananPangan #PanganAmanSekolah #JajananSehat #KantinSehat #LimaKunciKeamananPangan #CerdasMemilihPangan #Kotabaru